Welcome In Bali

selamat datang di blog ini, dalam blog ini anda akan dapat mengetahui informasi daerah pariwisata yang ada di bali yang wajib anda kunjungi apabila ke Bali

Selasa, 30 November 2010

Puri Agung Karangasem (Kab. Karangasem, Bali)


Puri Agung Karangasem
Sejarah:
Puri Agung Karangasem dibangun pada abad ke-19 oleh Anak Agung Gede Jelantik, raja pertama Kerajaan Karangasem. Tujuan wisata ini menarik untuk dikunjungi karena arsiteturnya yang unik, yang merupakan kombinasi antara arsitektur Bali, Cina, dan Eropa.
Lokasi:
Puri Karangasem terletak di Amlapura, sekitar 78 km dari Denpasar.
Deskripsi:
Seperti yang disebutkan di atas, arsitektur Puri Agung Karangasem adalah kombinasi antara tiga gaya. Arsitektur Bali dapat ditemukan pada pahatan patung-patung Hindu dan relief pada dinding puri. Pengaruh Eropa terlihat pada gaya gedung utama dengan beranda yang besar, sementara arsitektur Cina tampak pada gaya jendela, pintu, dan ornamen yang lain.
Puri Agung Karangasem terdiri atas tiga bagian, yakni Bencingah, Jaba Tengah, dan maskerdam. Bencingah merupakan bagian depan dari Puri, dimana kesenian tradisional sering dipentaskan. Jaba Tengah yang menjadi kebun puri dengan kolam. Di tengah kolam terdapat sebuah bangunan yang disebut "Balai Gili" atau gedung mengambang, disini kita bisa menemukan dua pohon lychee tua. Bagian ketiga adalah Maskerdam, yang diberikan setelah nama kota Amsterdam, sebuah kotak di Belanda. Bangunan ini dibangun pada awal Raja Karangasem memulai hubungan dengan Pemerintah Belanda.

Puri Agung Karangasem
History:
Puri Agung Karangasem was built in the 19th century by Anak Agung Gede Jelantik, the first king of Karangasem Kingdom. The purpose of this tour interesting to visit because arsiteturnya unique, which is a combination of Balinese architecture, China, and Europe.
Location:
Karangasem Castle is located in Amlapura, about 78 km from Denpasar.
Description:
As mentioned above, the architecture of Puri Agung Karangasem is a combination of three styles. Balinese architecture can be found in carvings of Hindu statues and reliefs on the walls of the castle. European influence seen in the style of the main building with a large veranda, while the Chinese architectural style seen in windows, doors, and other ornaments.
Puri Agung Karangasem consists of three parts, namely Bencingah, Middle Jaba, and maskerdam. Bencingah front part of the Castle, where traditional arts are often staged. Middle Jaba the castle garden with a pond. In the middle of the pond there is a building called "Hall Gili" or building a floating, here we can find two old lychee trees. The third part is Maskerdam, which is given after the name of the city of Amsterdam, a box in the Netherlands. The building was built at the beginning of the King of Karangasem start a relationship with the Dutch Government.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar